Siapa Berani?

Ada yang masih ingat kuis Siapa Berani? Kuis yang dulu tayang di Indosiar setiap pagi yang pembawa acaranya itu Helmi Yahya. Kalau tidak salah ingat, kuis ini populer saat saya masih SD, saya menontonnya sebelum pergi ke sekolah karena saya sekolah di siang hari. Helmi Yahya dulu termasuk orang yang saya kagumi karena saya suka menonton kuis dan kuis yang dia buat selalu menarik, termasuk kuis Siapa Berani ini. Namanya “Siapa Berani?” karena di dalam kuis untuk mendapat hadiah yang besar maka selain memang bisa jawab karena pengetahuannya bagus, tapi juga berani mengambil risiko untuk mempertaruhkan hadiah yang sudah didapat.

Sebenarnya di hidup juga seperti itu, untuk mendapatkan yang kita inginkan, kita harus berani, berani memutuskan dan mengambil resiko. Sayangnya, saya ini termasuk orang yang default valuenya itu tidak berani. Mencoba memberanikan diri dengan berpikir matang-matang. Banyak hal baru yang saya takuti, tapi tidak langsung saya hindari sih, saya pikirkan dulu apakah ketakutan saya berdasar atau tidak, dan apakah kalau saya memberanikan diri bisa membawa manfaat lebih banyak, hoho. Intinya terlalu banyak yang dipikirkan, padahal mungkin lebih baik langsung dicoba saja.

Dari lahir, banyak hal yang saya takuti, tapi tidak semuanya permanen. Saya dulu pernah takut ondel-ondel, eh sekarang malah excited kalau ketemu. Pernah juga saya takut kalau disuruh ikut lomba 17-an. Ayah saya sempat kesal karena saya tidak mau disuruh ikut lomba memasukkan paku ke dalam botol, eh selanjutnya saya menyesal dan akhirnya malah suka ikut lomba 17-an lainnya seperti ambil koin di buah berlumur oli, balap karung, dan makan kerupuk. Yang paling menarik, saya awalnya takut naik pesawat apalagi duduk di jendela. Alasannya sih wajar sebenarnya, karena takut jatuh dan takut melihat ketinggian saat di udara. Di penerbangan baru-baru ini saya malah senang banget berada di dalam pesawat dan senang melihat pemandangan dari jendela. Yang masih saya takuti dari dulu sampai sekarang adalah kilat, wkwk. Saya belum menemukan cara biar tidak kaget wkwk.

Ketakutan yang paling masih sering muncul dan mengganggu: takut salah. Salah di sini bukan takut merasa bersalah atau melakukan dosa ya, hoho, lebih ke terlalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu dan takut dalam mencoba-coba. Rasa takut salah ini menurutku berbahaya ketika mempelajari sesuatu yang baru yang membutuhkan banyak praktek. Saya sering merasa takut salah saat membuat kode di depan teman pairing. Karena saya takut salah itu, saya menjadi takut kode saya terlalu bodoh dan menjadi terlalu lama berputar-putar dalam pikiran. Padahal kan saya memang baru, harusnya saya mewajarkan diri saya untuk salah dan sebenarnya salah kan tidak apa-apa. Bahkan dengan banyak melakukan kesalahan dan ditegur karena itu, kita jadi banyak mendapatkan pelajaran dan lebih mengingatnya. Saya jadi menyadari kalau yang membuat saya takut salah itu karena saya terlalu memerhatikan tanggapan orang lain, padahal yang penting adalah kita mendapatkan banyak pelajaran. Seperti yang Mba Wid selalu bilang (quotes dari Panji Pragiwasksono), dalam membuat sesuatu pertama kali jangan takut jelek, karena pasti jelek. Karena kita tahu jeleknya dimana, kita bisa memperbaiki kejelekan itu. Lebih berbahaya lagi kalau kita tidak tahu kesalahan dan keburukan kita sendiri itu. Jadi, yang paling penting itu jangan takut untuk mencoba, lakukan berbagai kesalahan, mendapat banyak masukan dari orang lain, dan perbaiki.

Jadi tujuan saya menulis ini sebagai pengingat diri yang sering lupa dan takut salah ini. Supaya kalau takut salah lagi saya membaca blog ini, wkwk. Satu lagi yang saya sering takut mencoba: mencoba produk yang sudah difavoritkan. Kalau saya sudah menemukan makanan yang saya suka di suatu tempat makan, saya cenderung malas mencoba makanan lainnya di tempat tersebut. Kalau belum menemukan yang favorit sih akan selalu mencari, seperti sabun dan odol, kalau itu sih variabel yang menentukan adalah harga, wkwk.

Published by

aisyahdz

iOS Engineer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s