Berkendara

Sesungguhnya salah satu kelemahan saya adalah mengendarai kendaraan bermotor, baik motor maupun mobil, apalagi bus. Saya pernah belajar motor beberapa kali, dari saat kuliah, baik menggunakan motor ayah saya maupun motor teman kosan saya. Keduanya adalah motor manual, dan saya memiliki masalah sering lupa mengatur gigi XD. Setelah belajar dari ayah dan teman saya tersebut, saya belum pede juga untuk melenggang ke jalan raya. Saya pikir mungkin karena bukan motor saya, wkwkw #alasan.

Tiga tahun lalu, saya membeli motor matic dengan harapan saya jadi lebih berani mengendarakan motor sehingga saya tidak perlu jalan kaki untuk pergi kemana-mana atau mengandalkan ayah atau adik saya yang sedang ada di rumah. Namun memang dasar saya yang panik, saya menabrak pagar tetangga rumah saya. Saya malah menarik gas terlalu banyak dan tidak memegang rem, sehingga saya menabrak pagar tersebut cukup kuat (suaranya kencang dan ada bagian pagar yang sedikit rusak). Saya beruntung karena tetangga yang saya tabrak rumahnya itu sangat baik hatinya. Dia tidak marah sama sekali, hanya bilang “Tidak apa-apa” dan tersenyum. Saya makin tidak enak hati sebenarnya apalagi ternyata dia membetulkannya itu sendiri.

Setelah kejadian tersebut, saya belum berminat mencoba mengendarai motor lagi, kalah dengan ibu saya yang baru belajar langsung bisa ngebut. Cocok bergabung dengan geng motor kerudung tengkorak, wkwk. Akhirnya motor tersebut dipakai oleh ibu saya. Saya pun karena pindah ke kosan saya pikir saya tidak butuh membawa motor karena kendaraan umum cukup dekat dan banyak pilihan. Bahkan ada bis gratis yang bisa mengantarkan saya sampai dekat kantor. Lebih sehat, pikir saya, padahal saya saja yang malas belajar motor lagi.

Saat Corona datang, kendaraan umum sangat terbatas, bahkan tidak ada saat awal-awal PSBB (kecuali KRL). Saya sungguh kesulitan untuk pergi kemana-mana. Gojek pun hanya melayani Gocar, yang berarti saya perlu mengocek uang lebih dalam kalau mau bepergian. Saya beruntung memiliki sepeda sehingga saya bisa menggunakannya jika tempatnya cukup jauh untuk berjalan kaki, namun tetap terbatas karena saya masih takut melewati jalan raya yang tidak ada jalur sepedanya. Saya baru menyesali mengapa saya tidak belajar motor lagi, dan mengambil ujian SIM, jadi saya bisa menggunakan motor saya untuk mobilisasi (contohnya ke rumah sakit atau pulang ke rumah XD) sehingga tidak tergantung dengan kendaraan umum.

Tidak hanya ingin belajar motor lagi, namun saya ingin bisa mengendarai mobil dan mempunyai SIMnya. Saya terinspirasi oleh teman saya yang bisa membawa mobil sehingga bisa ke luar kota dengan mudah. Memang sih kalau pandemi begini bagusnya tidak kemana-mana. Saya hanya iri saja mungkin karena saya ingin keluar kota seperti ke Bogor untuk mengunjungi orang tua dan ke Bandung untuk mengunjungi adik dan nenek saya tanpa harus tergantung dengan kendaraan umum.

Saat saya menceritakan niat saya untuk belajar mobil ke teman saya tersebut, teman saya malah bilang kalau bisa nyetir mobil nanti disuruh jadi supir terus wkwkkw. Pengalaman pribadi dia sepertinya. Saya sih memang terbayang yang enaknya saja, wkwk. Ditambah saat menggunakan Gocar beberapa waktu yang lalu, bapak supirnya sangat ngebut dan anehnya emotionally fulfilling bagi saya. Tidak membuat mual. Ternyata bapak supirnya mantan Voorijder, yang mengendarai mobil anggota dewan sehingga perlu keahlian mengendarai mobil secara cepat namun tetap nyaman bagi penumpangnya. Saya tanya bagaimana tipsnya, ya disuruh latihan sih intinya, bisa menggunakan aqua gelas dan usahakan supaya tidak jatuh saat ngebut, wkwk. Pikiran yang sudah terlalu jauh padahal motor saja masih belum berani. Bermimpi dulu lah ya XD

Published by

aisyahdz

iOS Engineer

2 thoughts on “Berkendara”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s